Connect with us

Blog

Produk UMG IdeaLab Kian Perkuat Dukungan Teknologi Untuk Kesehatan

Published

on

UMG IdeaLab terus memberikan kontribusinya dalam kehidupan masyarakat, salah satunya melalui teknologi kesehatan. Melalui Widya Imersif Teknologi, Aryaguna Technology, ProSehat, dan Perawatku, inovasi buatan anak bangsa yang dihadirkan UMG IdeaLab mampu menciptakan teknologi kesehatan yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan pribadi secara digital dan kemajuan healtech bagi para nakes di Indonesia.

Kios Sehat

Widya Imersif Teknologi, startup asal Yogyakarta menghadirkan perangkat keras Kios Sehat dan jam tangan sehat WISH ke tengah masyarakat. Dengan bentuk serupa mesin ATM dan memiliki peran sebagai support system tenaga kesehatan, Kios Sehat mampu melakukan pengecekan, diagnosa, dan edukasi kesehatan. Teknologi ini memiliki fitur utama mengukur tinggi dan berat badan, suhu tubuh, hemoglobin, hingga kadar gula dan tekanan darah.

Kios Sehat

Sebagai informasi, Kios Sehat saat ini sudah mulai digunakan di klinik ProSehat di kawasan Palmerah Jakarta dan akan segera hadir di PMI Yogyakarta dan di Islamic Center Arrahmah Cibubur. Kios sehat ini memudahkan pengguna untuk mengetahui kondisi tubuhnya secara lebih praktis dibandingkan medical check up secara konvensional.

Jam Tangan WISH

Serupa dengan Kios Sehat, jam tangan pintar WISH memiliki fitur yang berfungsi sebagai early warning system Covid-19. WISH mampu mendeteksi kondisi tubuh abnormal pengguna, di mana ketika pengguna mengetahui kondisi anomali dapat langsung melakukan konsultasi telemedicine dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut.

Jam Tangan WISH

Hasil perekamana kondisi tubuh pribadi kedua produk unggulan Widya Imersif Teknologi ini dapat diakses melalui smartphone dan pengguna dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya di layanan telemedisin ProSehat.

Jam tangan sehat WISH direncanakan akan open order di akhir Februari 2021 di berbagai platform e-commerce, seperti Shopee dan Bukalapak.

ProSehat

Dalam perkembangan healthtech, startup ProSehat yang diprakarsai oleh dr. Gregorius Bimantoro mengusung telehealth connected device, di mana pencegahan dan pemeliharaan kesehatan dilakukan secara virtual. Saat ini sudah berjalan program pemantauan kesehatan di perusahaan yang menggunakan layanan ProSehat dengan memanfaatkan telemedisin yang dikhususkan untuk Corporate Health.

E3D Imaging & VR Training Health

Inovasi lainnya, yakni dari Aryaguna Technology adalah E3D berkonsep 3D imaging & VR Training Health. Produk E3D dapat mengubah hasil CT scan dan MRI menjadi bentuk 3D, sehingga memudahkan pasien untuk memahami hasilnya secara visual.

E3D Imaging

Bagi dokter, 3D imaging mampu mengefisiensikan waktu dalam mengambil keputusan atau tindakan yang dibutuhkan pasien. Selain itu, hasil 3D imaging dapat dicetak menjadi objek 3D menggunakan 3D print. Di sini, Dokter dapat mempersiapkan pre-surgery planning dengan lebih matang dan presisi.

E3D Imaging

Sementara itu, teknologi VR Training yang saat ini dikembangkan ditujukan bagi perawat dan bidan untuk simulasi pelatihan, juga sebagai sarana belajar mahasiswa kedokteran.

VR Training

Saat ini, teknologi E3D sedang dalam proses penjajakan kerja sama ke beberapa rumah sakit di Jabodetabek, dan VR Training tengah dikembangkan melalui konsultasi dengan beberapa dokter dan dosen kedokteran terkait pengembangan materi pembelajaran. Simulasi E3D dapat diakses di link ini dan VR training dapat dicek di sini.

VR Training

Teknologi VR Training yang diusung Aryaguna Technology turut digunakan startup Perawatku. Menyasar lulusan sekolah tinggi keperawatan, Perawatku menyediakan end-to-end solution, dari rekrutmen suster, pelatihan keahlian homecare, hingga penyaluran kerja kepada pengguna.

Smart Hospital System

Sebagai bukti memantapkan komitmennya dalam perkembangan teknologi kesehatan Tanah Air, UMG IdeaLab juga tengah mengembangkan smart hospital system dengan mengimplementasikan digitalisasi sistem informasi rumah sakit, menggantikan sistem pencatatan manual yang lazim digunakan rumah sakit saat ini. Tidak ketinggalan, investasi pada riset dan pengembangan juga dilakukan untuk mendeteksi penyakit melalui mata dan lidah.

Advertisement

Editor’s Pick

Advertisement

Artikel Terbaru

Advertisement
Advertisement