Connect with us

Life Tips

Cara Mudah Mendapatkan Pekerjaan via Job Fair Online

Published

on

Tips mencari dan mendaftar job fair online biar mudah diterima kerja

Serbapromosi.co – Dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini, kemampuan “bertahan/survive” menjadi penting dalam kehidupan keseharian. Khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup harian, yang mana memiliki pekerjaan menjadi salah satu hal yang wajib disyukuri.

Artinya, masih memiliki atau mendapatkan penghasilan untuk memberi makan anak-istri, membayar tagihan, cicilan dan lainnya merupakan salah satu wujud kebahagiaan.

Bagi yang terkena PHK atau pun kehilangan pekerjaan dikarenakan pandemi ini, maka jangan lah berputus asa mengingat kamu bisa bersemangan mencari pekerjaan baru. Salah satu caranya agar bisa mendapatkan pekerjaan yakni mengikuti pameran kerja alias job fair.

Untuk saat seperti ini, bursa kerja online diketahui marak, mengingat pameran kerja offline ditiadakan karena bisa menimbulkan kerumunan hingga bisa menularkan virus covid-19.

Pameran kerja online (virtual) diketahui banyak diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan maupun situs-situs lowongan kerja yang menggandeng perusahaan swasta maupun BUMN. Artinya, kamu-kamu cukup berselancar di dunia maya untuk mencari/mendaftar pada lowongan kerja yang ada. Tak lagi datang langsung ke lokasi, sibuk menitipkan CV di stan perusahaan. Tak perlu lagi berdesak-desakkan.

Pada job fair online, para pencari kerja (pencaker) tinggal duduk manis, kirim CV online, kemudian tunggu panggilan dari perusahaan. Bahkan banyak pula yang bisa wawancara langsung via aplikasi zoom, google meeting, atau Skype.

Baca juga: POCO X3 Pro Meluncur di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya!

Berikut tips untuk mendapatkan pekerjaan melalui job fair online.

1. Pilih situs lowongan yang terpercaya
Mencari lowongan kerja perlu berhati-hati, mengingat banyak sekali penipuan. Termasuk ikut bursa pencarian kerja virtual, dimana kamu-kamu harus memilih situs atau platform job fair online yang terpercaya.

Misalnya yang digelar pemerintah kabupaten atau kota, situs lowongan kerja ternama, perguruan tinggi, Kemnaker, dan platform resmi lainnya. Atau kamu bisa mencari informasi tentang job fair online yang bakal atau sedang diselenggarakan.

Selanjutnya, segera daftarkan diri agar tidak kehabisan kuota peserta mengingat biasanya lowongan yang tersedia terbatas, dengan jumlah peserta yang terkadang dibatasi.

2. Siapkan CV terbaik
Kamu membutuhkan curriculum vitae atau CV untuk melamar pekerjaan. Jika sudah punya, maka CV lama perlu diperbarui. Pasti ada hal-hal yang berubah, seperti pengalaman kerja. Atau mungkin saja status perkawinan, pendidikan kalau kamu melanjutkan kuliah, pengalaman berorganisasi, prestasi, keahlian dan keterampilan, bahkan nomor telepon.

Bisa juga memperbarui bahasa. Dari sebelumnya menggunakan Bahasa Indonesia, diubah menjadi Bahasa Inggris yang disesuaikan dengan lowongan yang akan didaftar. Tampilan atau desain CV pun bisa dipoles lagi agar lebih menarik.

Misalnya dari semula desain biasa, dibuat seunik mungkin. Pastikan CV tersebut terlihat lebih menarik dibanding sebelumnya agar dilirik HRD perusahaan. Lebih eye cathing, elegan, kreatif tapi tidak lebay.

Itu saja sudah membuktikan bahwa kamu cukup diperhitungkan sebagai kandidat yang mereka cari. Syukur-syukur dari CV ciamik bisa membawamu dapat panggilan wawancara, lolos, dan diterima bekerja di perusahaan atau bidang pekerjaan yang sesuai dengan harapan.

3. Catat perusahaan dan lowongan yang diincar
Peserta job fair online jumlahnya pasti banyak. Puluhan, bahkan sampai ratusan perusahaan. Tentu saja kamu harus mengetahui perusahaan-perusahaan tersebut.

Selanjutnya buat catatan perusahaan dan lowongan yang kamu incar, supaya memudahkanmu dalam melamar pekerjaan. Dengan begitu, tidak perlu mencari-cari lagi perusahaan yang ingin kamu lamar sehingga akhirnya banyak membuang waktumu.

Pastikan pula melamar kerja pada bidang dan posisi yang sesuai passion dan skill. Bukan jadi aji mumpung, menebar lamaran membabi buta tanpa arah dan tujuan yang jelas.

Begitu diwawancara, kamu tidak siap karena tidak tahu profil perusahaan yang dilamar. Malah bikin bingung dirimu sendiri.

4. Pastikan perangkat memadai
Demi kelancaran selama mengikuti job fair online, pastikan jika perangkat yang kamu gunakan memadai. Termasuk koneksi internet.

Jangan sampai di tengah jalan, tiba-tiba koneksi terputus karena kuota internet habis atau laptop mati. Hal ini akan mengganggu kamu dalam proses pencarian kerja virtual. Kesempatan melamar kerja di perusahaan impian bisa kandas.

5. Berkomunikasi dengan pihak perusahaan
Meski virtual, pasti ada pihak perusahaan yang selalu standby selama job fair online berlangsung. Jadi, kamu tetap dapat berkomunikasi langsung dengan mereka. Bahkan ada yang langsung diwawancara hari itu juga.

Jadi, persiapkan dirimu sebaik-baiknya. Bila ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya, termasuk cara untuk mengetahui kelanjutan hasil wawancara atau lamaran kerja yang sudah dikirim.

Apakah akan dihubungi perusahaan melalui telepon, email. Selanjutnya kapan informasi tersebut disampaikan, apakah seminggu atau dua minggu setelah job fair.

6. Tetap berpakaian rapi dan sopan
Kamu memang tidak bertemu langsung dengan pewawancara atau pihak perusahaan, namun bukan berarti tidak profesional dengan berpenampilan asal.

Ingat, kamu sedang melamar kerja. Jadi, tetap berpakaian rapi dan sopan untuk memberi kesan pertama yang baik walaupun hanya dari dunia maya.

7. Berdoalah sesuai agama dan keyakinan
Ingat jika kesemuanya merupakan nikmat dan berkah Tuhan Yang Maha Esa, dimana bakal menentukan langkah dan usahamu dalam melamar kerja. Maka berdoalah agar usahamu berhasil.

Semoga berhasil, dan pekerjaan yang kamu dapatkan bisa menjadi jalan rezeki kamu! Selamat mencoba!

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Editor’s Pick

Advertisement

Artikel Terbaru

Advertisement
Advertisement