Connect with us

Fintech

Indodana Paylater dan McDonald’s Gelar Promo 7.7 Beri Diskon 50%

Promo 7.7 yang dihadirkan Indodana dan McDonald’s Indonesia memberikan diskon 50% hingga Rp 50.000 khusus bagi pengguna Indodana PayLater yang melakukan pembelian drive thru dan take away di seluruh gerai restoran McDonald’s

Avatar

Published

on

Serbapromosi.co – Indodana, salah satu platform PayLater terkemuka di Indonesia, bekerja sama dengan McDonald’s Indonesia memberikan diskon menarik pada event promo 7.7. Masyarakat bisa menikmati promo tersebut di seluruh gerai restoran cepat saji McDonald’s dengan menggunakan metode pembayaran Indodana PayLater.

Dengan Indodana PayLater, pelanggan setia McDonald’s bisa memesan makanan dan minuman melalui fasilitas Beli Sekarang, Bayar Belakangan atau yang lebih dikenal dengan PayLater. Untuk bertransaksi, pengguna Indodana PayLater cukup memindai kode barcode di aplikasi Indodana dan memasukkan kode PIN untuk konfirmasi.

Promo 7.7 yang dihadirkan Indodana dan McDonald’s Indonesia memberikan diskon 50% hingga Rp 50.000 khusus bagi pengguna Indodana PayLater yang melakukan pembelian drive thru dan take away di seluruh gerai restoran McDonald’s. Promo berlaku untuk satu kali transaksi per akun dan berlangsung satu hari, yakni pada 7 Juli 2022.

Direktur Indodana, Jerry Anson mengatakan, promo 7.7 merupakan salah satu komitmen Indodana untuk memperluas use case pembayaran digital yang mudah, cepat, dan aman melalui Indodana PayLater. Kerja sama dengan McDonald’s Indonesia ini semakin melengkapi jangkauan gerai ritel rekanan Indodana PayLater yang saat ini sudah mencapai ribuan outlet di seluruh Indonesia.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan McDonald’s Indonesia yang memiliki kesamaan komitmen untuk dapat secara optimal memberikan akses yang lebih luas terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong penggunaan pembayaran non-tunai dan pemerataan inklusi keuangan digital di Indonesia,” ungkap Jerry.

Kemudahan dalam melakukan transaksi yang cepat dan terintegrasi saat ini menjadi salah satu faktor penting yang dibutuhkan oleh para pelanggan. Bagi McDonald’s Indonesia, promo 7.7 yang diberikan bersama dengan Indodana PayLater sebagai payment channel merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pelanggan yang sangat antusias dengan program-program cashless dari McDonald’s Indonesia.

Sebagaimana yang telah diketahui, McDonald’s Indonesia selalu berupaya untuk menambah alternatif pembayaran demi memudahkan pelanggan, dan secara konsisten berupaya memenuhi komitmen untuk berkontribusi dalam membentuk cashless society.

SHARE

Fintech

Asik! Belanja Pakai Indodana PayLater di Alfamart Diskon 50%

PT Artha Dana Teknologi bekerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Kerja sama tersebut meliputi penyediaan layanan Indodana PayLater sebagai solusi pembayaran belanja offline atau belanja langsung di seluruh gerai Alfamart

Avatar

Published

on

Serbapromosi.co – Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti atau lebih dikenal dengan PayLater kian digemari masyarakat dalam membeli suatu produk. PayLater menawarkan kemudahan belanja dengan opsi cicilan fleksibel yang dapat dipilih pengguna. PT Artha Dana Teknologi (Indodana Paylater) telah menjalin kerja sama dengan Alfamart, jaringan minimarket terkemuka di Indonesia.

Kerja sama tersebut meliputi penyediaan layanan Indodana PayLater sebagai solusi pembayaran belanja offline atau belanja langsung di seluruh gerai Alfamart. Ini merupakan komitmen antara Indodana dan Alfamart untuk meningkatkan kerja sama yang sudah berjalan sangat baik. Alfamart merupakan salah satu channel pembayaran tagihan Indodana PayLater, selain melalui transfer bank.

Direktur Indodana, Jerry Anson mengungkapkan, layanan Indodana PayLater memberikan kemudahan dan pengalaman berbelanja berbagai produk berkualitas di ribuan merchant yang bekerja sama, baik online maupun offline. Pengguna dapat membeli barang secara langsung dan membayarnya nanti dengan pilihan pembayaran yang dapat diangsur dalam jangka waktu tertentu.

Diskon 50%

Alfamart merupakan salah satu pemain ritel terbesar dan telah membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kemitraan ini dapat membantu kami dalam mewujudkan komitmen untuk terus memberi kemudahan dan aksesibilitas para pengguna transaksi non-tunai di Tanah Air, serta membantu menggerakkan kembali perekonomian pasca Covid-19,” kata Jerry Anson.

Pelanggan dapat menikmati promo diskon hingga 50% untuk belanja kebutuhan apapun di lebih dari 16.500 gerai Alfamart yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia dengan pembayaran menggunakan Indodana PayLater, sehingga bisa lebih hemat.

“Program promo ini juga menjadi strategi kami untuk meningkatkan transaksi Indodana PayLater sebagai layanan pembayaran online yang praktis dan cepat, serta memanjakan pengguna Indodana PayLater dan pelanggan setia Alfamart,” Jerry menambahkan.

Sementara itu, Marketing Director Alfamart PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Ryan Alfons Kaloh mengatakan, bermitra dengan Indodana menjadi salah satu terobosan besar perusahaan untuk menambah jumlah layanan elektronik atau e-service di tahun 2022.

Sebelumnya pada tahun lalu, pengembangan layanan e-service perusahaan sudah tumbuh cukup signifikan, baik dari sisi jumlah produk dan transaksi. Saat ini, masyarakat atau pelanggan dapat menikmati berbagai layanan elektronik terkait payment point, e-voucher, remittance dan financial inclusion (e-money dan branchless banking) di seluruh gerai Alfamart.

“Kami bangga berkolaborasi dengan Indodana sebagai penyedia layanan Buy Now Pay Later yang sudah populer dan memiliki jangkauan luas di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami yakin semakin mempermudah pelanggan melakukan pembelian maupun pembayaran transaksi keuangan di gerai Alfamart. Juga dapat membantu menekan pengeluaran dalam berbelanja kebutuhan karena ada promo diskon dengan menggunakan Indodana PayLater,” ujar Ryan Alfons Kaloh.

Belanja kebutuhan sehari-hari dengan Indodana PayLater menawarkan banyak keuntungan. Pertama, cicilan ringan dengan pilihan tenor dari 3, 6, hingga 12 bulan. Kedua, kemudahan berbelanja hingga limit Rp 25 juta di seluruh partner merchant Indodana yang tersebar di 62 kota dan 35 provinsi di Indonesia. Ketiga, lebih aman dengan sistem keamanan bersertifikasi ISO 27001 dan Indodana PayLater telah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pengguna bisa mendapatkan Indodana Points setiap kali melakukan transaksi di aplikasi Indodana PayLater. Setiap transaksi otomatis berpotensi mendapat cashback dalam bentuk Indodana Points.

Point reward ini dapat digunakan kembali untuk belanja di merchant rekanan, baik online dan offline sebagai potongan harga pada transaksi berikutnya. Indodana Points juga bisa dipakai untuk mengurangi jumlah tagihan pengguna.

SHARE
Continue Reading

Fintech

Pendana Millenial Perlu Tahu Strategi Investasi “Impact Investing”

Rezki Warni, AVP Marketing & PR Amartha dan Anisa Aprilia, Certified Financial Planner, memaparkan mengenai tren impact investing. Amartha menyediakan fitur impact investing yang memudahkan pendana untuk mengetahui dampak dari pendanaan yang diberikan

Avatar

Published

on

Serbapromosi.co – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), microfinance marketplace yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro lewat layanan keuangan inklusif, mengajak generasi milenial untuk memulai berinvestasi dengan prinsip impact investing.

Impact investing atau pendanaan berdampak adalah strategi investasi yang menghasilkan keuntungan sekaligus menciptakan dampak positif untuk sosial dan lingkungan.

Tren berinvestasi dengan prinsip impact investing belakangan ini juga mulai banyak dipertimbangkan oleh berbagai investor berskala global. Di Amartha sendiri, beberapa investor seperti Women’s World Banking, Norfund dari Norwegia, dan Mandiri Capital, menyatakan ketertarikannya bergabung sebagai pendana di Amartha adalah karena kesamaan nilai, yakni semangat untuk menciptakan dampak lewat layanan keuangan.

Rezki Warni, AVP of Marketing and PR Amartha menjelaskan “Amartha sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan, sangat mengutamakan penciptaan dampak dari layanan yang kami berikan. Amartha juga melihat potensi pasar yang sangat besar dengan membawa nilai impact investing ini. Bagi investor, pendanaan berdampak dinilai lebih sustainable dan tetap menghasilkan return yang tidak kalah baik dengan investasi tradisional”.

Berdasarkan studi Angel Investor Network Indonesia (ANGIN) pada 2020 lalu, salah satu sektor yang menjanjikan impact investing adalah pada perempuan pelaku usaha mikro yang dinilai dapat memberikan kontribusi 135 miliar dolar AS (sekitar Rp 1,8 kuadriliun) pada PDB tahunan.

Rezki kembali melanjutkan bahwa, “Pendana milenial sangat berpeluang besar untuk menyuburkan tren impact investing di Indonesia. Dengan karakter yang melek digital serta kemampuan dan literasi keuangan yang baik, Amartha melihat dominasi generasi millenial dalam impact investing masih akan terus berkembang. Kontribusi generasi milenial ini merupakan hal yang harus kita dukung dengan teknologi. Oleh sebab itu, saat ini aplikasi Amartha sudah dilengkapi dengan fitur impact investing, di mana pendana dapat mengetahui dampak apa saja yang sudah mereka ciptakan, serta memilih pendanaan berdasarkan kategori impact-nya”.

Berdasarkan laporan Amartha yang bertajuk Social Accountability Report (SAR) 2019, jumlah pendana Amartha didominasi oleh generasi milenial yakni sebesar 68 persen, kemudian disusul 19 persen oleh generasi X, dan 10 persen oleh generasi Z. Ketertarikan generasi milenial untuk mendanai di Amartha merupakan wujud kepedulian generasi milenial terhadap investasi yang berdampak.

Rezki Warni, AVP Marketing & PR Amartha memaparkan mengenai tren impact investing

Anisa Aprilia, Certified Financial Planner yang juga ditemui pada kesempatan yang sama, memberikan beberapa tips bagi generasi milenial yang ingin memulai impact investing melalui platform microfinance marketplace.

“Impact investing dapat menjadi pilihan bagi generasi milenial dalam mendiversifikasi portofolio investasinya. Untuk memastikan pendanaan dapat menciptakan dampak, maka pendana harus mencermati portofolio usaha yang akan didanai. Sektor seperti UMKM perempuan, usaha rumah tangga, pertanian dan perkebunan ramah lingkungan, bisa menjadi pilihan untuk melakukan impact investing, karena berpeluang memperoleh imbal hasil dari sektor tersebut dan menciptakan dampak” ujar Anisa.

Selain mencermati jenis usaha yang didanai, beberapa indikator juga perlu dicek dalam memilih platform lending yang akan menyalurkan pendanaan. Di antaranya, perusahaan memiliki NPL (Non performing loan) stabil di bawah 1%, perusahaan rutin mempublikasi laporan pengukuran dampak, serta angka TKB90 yang semakin mendekati angka 100%. Seluruh informasi tersebut bersifat publik sehingga dapat diakses oleh pendana.

“Memilih platform lending untuk melakukan impact investing sebenarnya mudah. Pendana bisa melihat siapa investor berskala global dan nasional yang mendukung perusahaan tersebut. Kalau investor profesional saja sudah bergabung, berarti tidak ada salahnya pendana ritel juga ikut bergabung. Seperti Amartha, yang sudah terbukti didukung oleh berbagai investor karena prinsip keberlanjutan yang dijalankan. Bisa jadi pilihan milenial untuk memulai impact investing”, tutup Rezki.

SHARE
Continue Reading

ngeHITZ