Connect with us

Tech News

ShopeePay Talk: Saat Ini Bangun Bisnis Sukses Tak Harus Modal Besar

Avatar

Published

on

ShopeePay Talk dihadiri oleh Nanang Suherman Owner Ayam Nelongso, Fellexandro Ruby Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech, dan (bawah) Ria Sarwono Brand and Marketing Director COTTONINK

Serbapromosi.co – Di tengah situasi tak menentu saat ini dan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat, ShopeePay Talk, sebuah platform diskusi interaktif bulanan yang diinisiasi ShopeePay untuk membahas berbagai topik dan informasi yang ringan, trendy dan insightful, kembali hadir dengan tema ‘Modal Ratusan Ribu, Omzet Ratusan Juta’.

Pada episode tersebut, Ria Sarwono, Brand and Marketing Director COTTONINK dan Nanang Suherman, Owner Ayam Goreng Nelongso berbagi kisah dan strategi keberhasilannya dalam mengelola modal bisnis ratusan ribu hingga bisa menghasilkan omzet bisnis ratusan juta. Fellexandro Ruby, Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech juga turut membagikan insight dan siasat untuk membangun bisnis dengan modal minim.

Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, “ShopeePay senantiasa mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis para mitra usaha, tak terkecuali bagi yang baru mau memulai kiprahnya dalam dunia bisnis. Kami memahami bahwa modal kerap kali menjadi salah satu aspek pertimbangan utama seseorang dalam mulai berbisnis.

Sambutan dari Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay membuka acara ShopeePay Talk.

Padahal, strategi bisnis dan pemilihan target pasar yang tepat dapat menjadi sebuah landasan dasar untuk membangun bisnis yang menghasilkan walaupun dengan modal yang relatif kecil. Kehadiran ShopeePay Talk kali ini diharapkan dapat menginspirasi dan memperkaya insight para pelaku usaha yang ingin memulai bisnis serta membekali kiat praktis dalam mengelola bisnis dengan modal minim.”

Mematahkan asumsi masyarakat seputar jumlah modal dalam memulai bisnis, berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha yang ingin membangun bisnis dengan modal ratusan ribu:

1. Tentukan target pasar yang hendak disasar dan jadilah solusi bagi mereka

Menciptakan sebuah ide bisnis dapat dimulai dengan menentukan target pasar yang ingin disasar. Berangkat dari langkah tersebut, pelaku usaha kemudian dapat mulai menciptakan solusi dari permasalahan yang dimiliki oleh target pasarnya.

Dengan begitu, para pelaku usaha dapat membangun strategi bisnis yang tepat dan menciptakan produk maupun jasa yang sesuai dengan masalah yang ingin dipecahkan oleh bisnis yang mereka rintis.

Nanang Suherman, Owner Ayam Goreng Nelongso mengungkapkan, “Berawal dengan modal sebesar Rp500.000, saya mulai merintis Ayam Goreng Nelongso yang saat itu hanya memiliki satu jenis menu. Menu andalan kami kala itu adalah paket nasi dengan sayap ayam dan sambal yang kami jual seharga Rp5.000 saja. Saya sengaja membuat paket menu murah meriah karena sejak awal saya bertekad untuk menyasar mahasiswa sebagai target pasar.

Itulah sebabnya, Ayam Goreng Nelongso hingga sekarang selalu konsisten menghadirkan beragam menu terjangkau yang ramah bagi kantong mahasiswa. Selain itu, kami juga terus berupaya menerapkan strategi bisnis yang sesuai untuk menjangkau target pasar kami seperti mendirikan gerai dekat area kampus, tempat kos, hingga menyediakan pembayaran digital seperti ShopeePay karena anak muda lebih suka cashless dan gemar mencari promo cashback agar lebih hemat. Saat ini, Ayam Goreng Nelongso memiliki 71 gerai yang tersebar di Indonesia.”

2. Manfaatkan kekuatan platform digital

Tak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan transformasi digital dan menuntut masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk beradaptasi dengan perkembangan era digital. Digitalisasi kini telah menjadi salah satu strategi yang efektif untuk menjangkau konsumen dan bersaing dengan pemain lain di industri.

Talk show dihadiri oleh Nanang Suherman Owner Ayam Nelongso, Fellexandro Ruby Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech, dan (bawah) Ria Sarwono Brand and Marketing Director COTTONINK

Ria Sarwono, Brand and Marketing Director COTTONINK menambahkan, “Perjalanan saya dan Carline Darjanto, Creative Director COTTONINK membangun brand ini dimulai dari satu langkah yang cukup sederhana. Modal yang kami keluarkan pun tidak seberapa tetapi kami mencoba untuk memasarkan barang yang sesuai dengan tren dan diminati pasar pada saat itu.

Bisa dibilang dari dulu hingga sekarang, platform digital memiliki peranan yang cukup signifikan dalam pertumbuhan COTTOININK, mempertemukan kami dengan konsumen dari Sabang sampai Merauke, bahkan Internasional sekalipun. Kami percaya bahwa komitmen inilah yang membawa COTTONINK tumbuh sampai seperti sekarang. Di sisi lain platform digital memberikan pengalaman belanja yang efisien dan efektif bagi pelanggan setia COTTONINK, termasuk adanya opsi layanan pembayaran digital yang memudahkan konsumen ketika berbelanja.”

3. Ukur risiko dengan cermat dan maksimalkan ‘modal’ lainnya

Dalam membangun sebuah bisnis, seorang pelaku usaha juga harus membuat proyeksi bisnis dengan perhitungan yang matang sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi risiko bisnis ke depannya. Namun, risiko bisnis tersebut dapat diminimalisir dengan strategi persiapan modal yang lebih matang.

Modal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis sebenarnya tidak melulu soal uang. Membangun bisnis dengan modal minim juga harus turut disertai dengan dukungan modal lainnya seperti keterampilan membangun dan menjaga relasi, kreativitas, menggunakan platform digital, berkomunikasi, negosiasi dan kepemimpinan.

“Dalam mengelola bisnis dengan modal yang relatif kecil, pelaku usaha harus kreatif memaksimalkan modal keterampilan dirinya yang lain. Contohnya, pelaku usaha dapat memaksimalkan networking dengan mengajak konten kreator berkolaborasi dalam bisnis yang sedang dirintis. Kolaborasi tersebut dapat dibangun dengan memberikan persentase saham dari keuntungan bisnis.

Para konten kreator ini dapat menjadi salah satu kanal pemasaran yang efektif dalam meningkatkan brand awareness. Pada dasarnya, kesuksesan sebuah bisnis tidak dapat terlepas dari soft skills mumpuni yang dimiliki oleh pendirinya. Namun yang perlu diingat, setiap keterampilan tersebut tentunya selalu dapat dipelajari dan dikuasai asalkan kita tidak pernah lelah untuk terus belajar,” tutup Fellexandro Ruby, Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech.

ShopeePay Talk akan terus dihadirkan setiap bulan dengan tema-tema yang menarik untuk berdiskusi dan berbagi informasi dari perspektif bisnis secara ringan, trendy, dan insightful. Nantikan ShopeePay Talk episode berikut dengan tema dan narasumber menarik lainnya.

Informasi Promosi, Teknologi & Lifestyle || Memberikan informasi promosi, berita terbaru seputar teknologi dan gadget, serta gaya hidup (lifestyle)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
Advertisement

Tech News

Tech News21 jam ago

Erajaya Buka Keran Pre-order Gimbal DJI RS Series

Erajaya Active Lifestyle bersama dengan DJI, pabrikan drone sipil dan teknologi kamera kreatif, resmi membuka pre-order DJI RS 3 dan...

Home Appliance1 hari ago

TV Layar Jumbo Premium LG QNED Mini LED TV Meluncur Di Ajang Jakarta Fair 2022

LG Indonesia telah resmi memasarkan varian terbesar salah satu TV premium miliknya, LG QNED Mini LED TV, yang hadir di...

Tech News2 hari ago

Bokeh Flare Portrait di OPPO Reno7, Fitur untuk Bikin Swafoto Unik

Kini foto bokeh bukan lagi monopoli kamera DSLR karena smartphone modern juga telah dilengkapi dengan kemampuan serupa. Sebagai contoh, kamera...

Tech News4 hari ago

Ini Rahasia Foto Terang di Wisata Malam pada OPPO Reno7

OPPO Reno7 memiliki algoritma yang secara otomatis dapat meminimalisir latar belakang dengan potensi menimbulkan backlight

Preview Gadget4 hari ago

ADVAN Luncurkan STARTGO Eargun Buds, TWS Mungil nan Ringan

ADVAN melalui merek STARTGO meluncurkan EARGUN BUDS yang merupakan True Wireless Stereo (TWS) berteknologi canggih dengan ukuran yang mungil

Promo Terbaru4 hari ago

MSI Ramaikan Indocomtech 2022, Pamer Produk dan Tawarkan Promo Menarik

Micro-Star International (MSI), produsen laptop yang berfokus di industri gaming, content creation, dan business & productivity turut serta pada acara...

Preview Gadget4 hari ago

ASUS ROG Zephyrus Duo 16, Laptop Gaming Layar Ganda yang Powerful dan Andal

ASUS menghadirkan laptop gaming layar ganda berkekuatan andal ke pasar Indonesia. Adalah ROG Zephyrus Duo 16 (GX650)

Advertisement

OTOTREND